ETIKA BISNIS ALA RASULULLAH


Etika berbisnis dalam islam mengajarkan bagaimana memuat moral-moral serta rasa tanggung jawab ketika melakukan usaha berbisnis sehingga ada batasan-batasan perilaku yang baik atau buruk.Sejarah telah membuktikan bahwa nabi Muhammad adalah suritauladan beliau merupakan pedagang yang sukses , bersama Khadijah istri Rasululullah SAW sekaligus sebagai partner bisnis.Berawal dari Khadijah yang menitipkan dagangan nya kepada Rasulullah.Seiring berjalan nya waktu bisnis tersebut mendapat keuntungan yang lebih dari lainnya.Pengalaman Rasulullah dalam menjalankan bisnisnya telah berlangsung selama puluhan tahun yang diawali dari umur 12 tahun yang telah ikut pamannya berdagang di negeri syam.
Maka dari itu Rasulullah sukses dalam menjalankan bisnisnya selain juga Rasulullah bertugas sebagai kepala negara.Rasulullah dalam berbisnis selalu memperhatikan hal-hal berikut yaitu niat karena Allah SWT, selalu jujur kepada setiap pembelinya yang dimana selalu menggunakan takaran yang sesuai , menjual barang dengan kondisi yang bagus dan layak sehingga kepuasan terhadap pembeli terus meningkat kepada Rasulullah SAW, mengambil keuntungan yang sewajarnya dan sesuai barang yang dijual sehingga pembeli merasa untung juga karena membeli dengan harga yang sesuai , tidak menjual barang haram yang dimana merupakan perintah Allah langsung sehingga adanya keberkahan didalam nya ketika melakakun bisnis,bersikap ramah kepada pembeli sehingga merasa ada kepuasan tersendiri dan senang terhadap pelayanan berpengaruh kepada penjualan barang dagang sendiri ,Bersih dari unsur riba dalam berbisnis tidak pernah melakukan riba sedikit pun, apalagi memakan hasil riba. Bahkan dalam suatu hadits beliau mengutuk praktek riba dan menyamakan pelaku riba sebagai pembuat dosa besar , dan yang terakhir tidak boleh melakukan monopoli karena mematikan bisnis yang lain.
 Itu beberapa hal-hal yang harus diperhatikan oleh para pebisnis agar mencontoh Rasulullah dalam berbagai hal dalam berbisnis dan keseharian melakukan aktivitas ekonomi  sehingga akan menguntungkan kedua belah pihak.dari semua itu satu hal kunci paling utama kesuksesan Rasulullah tak bisa lepas dari keberhasilannya menjaga kepercayaan (amanah), ini merupakan ciri utama dari aktivitas bisnis yang dilakukan oleh Rasulullah sehingga tidak ada satupun orang yang berinterakasi dengan beliau kecuali mendapatkan kepuasan yang luar biasa. Dan sangat pantas jika beliau mendapatkan gelar Al-Amiin (orang yang dapat dipercaya). Itulah modal terbesar yang tak bisa ditawar-tawar jika kita ingin sukses dalam berbisnis seperti Rasulullah.Semoga kita dalam berbisnis bisa mencontoh Rasulullah SAW dan juga senantiasa akan diberi kemudahan serta keberkahan dalam menjalankan bisnis.







Comments

Popular posts from this blog

Hubungan Filsafat dengan Etika

MENGEMBANGKAN SERTA MERENCANAKAN BISNIS SYARI'AH